Tahun Ajaran Baru, Siswa di Bandung Tetap Belajar Daring

Bandung, CNN Indonesia —

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota  Bandung memerintahkan sekolah tetap melakukan  pembelajaran online atau daring.

Dengan demikian, para siswa, tutor, maupun orang tua harus siap memasuki tahun ajaran baru dengan dimulai pada Senin (13/7) secara sistem pembelajaran jarak jauh.   Hal ini sesuai dengan rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung. 

Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, seluruh lembaga pendidikan dengan bernaung pada kedinasannya masih menerapkan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hal itu karena Kota Bandung masih berstatus zona biru.

“Baik guru, tenaga kependidikan, dan orang tua sudah jadi sebagaimana yang sudah dilakukan pada tahun ajaran lalu, ” perkataan Hikmat, Minggu (12/7).


Sebelum memulai kesibukan belajar mengajar, para siswa mutakhir akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga keadaan. Materinya telah disiapkan oleh Disdik bekerja sama dengan tiap-tiap sekolah.

“Setiap sekolah telah kami berikan pedoman MPLS-nya, ” ujar Hikmat.

Pada MPLS tersebut, siswa baru mau diperkenalkan dengan lingkungan sekolah. Itu akan diperkenalkan dengan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang lain. Dengan begitu diharapkan siswa hendak mengenal lingkungan sekolah dengan baik.

Hikmat mengaku sudah mengevaluasi sistem pembelajaran daring kurun sebelumnya. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan kegiatan belajar jarak jauh, jalan pendidik, tenaga kependidikan, siswa, maupun orang tua.

“Saya mengapresiasi para pendidik, tenaga kependidikan, siswa, dan karakter tua yang sudah bekerja sebanding menyelenggarakan belajar mengajar sekalipun kudu jarak jauh. Kerja sama ini telah menjadi kolaborasi yang sangat bagus dan para serta asuh telah lulus dengan baik, ” ucap Hikmat.

Di sisi lain, metode daring dengan juga dilakukan terhadap sistem Tanggapan Peserta Didik Baru (PPDB) serupa dipandang mampu menekan angka penyebaran Covid-19. Meskipun terjadi dinamika, akan tetapi semua pihak bisa bekerja serupa dan saling mendukung.

“Yang luar biasa adalah PPDB online kemarin. Kita mampu menyelenggarakannya dan memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya untuk pelajar. Indikatornya tidak ada peserta didik yang terpapar Covid, ” ujarnya.

Oleh karena itu, Hikmat menodong kepada seluruh komponen belajar membentuk untuk melanjutkan kerja sama dengan baik ini dalam melaksanakan bentuk daring di tahun ajaran segar. Ia berharap semua dapat menyesuaikan diri di tengah pandemi yang belum berakhir ini.

“Semua tenaga kependidikan, guru, serta orang tua diharapkan bisa menyesuaikan. Sehingga proses belajar mengajar lestari berjalan dengan lancar, ” ungkapnya.  

(hyg/eks)

[Gambas:Video CNN]