Syarat Bank yang Boleh Ajukan Pemindahan Dana Pemerintah

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Keuangan   menyebut pemerintah akan menempatkan simpanan di  bank dalam rangka  pemulihan ekonomi nasional. Dana itu mau mendukung likuiditas bank yang menyerahkan restrukturisasi atau keringanan kredit pada nasabah UMKM terdampak virus corona.

Namun, tidak sembarang bank bisa mendapatkan dana pemerintah. Pantas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tarikh 2020 yang mengatur kebijakan perbaikan ekonomi, disebutkan bahwa penempatan pemberian dilakukan pada bank peserta dengan sesuai kriteria Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 Tahun 2020.

PMK ini, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Rahayu Puspasari menuturkan telah asi sejak tanggal diundangkan, yaitu di 5 Juni 2020 lalu.

“Penempatan dana untuk program perbaikan ekonomi nasional bersumber dari APBN, yang berasal dari penerbitan Tulisan Berharga Negara (SBN) yang dibeli oleh Bank Indonesia di rekan perdana, ” ujarnya dalam bahan resmi, Kamis (11/6).
Lalu, barang apa saja syarat menjadi bank peserta yang bisa mendapatkan penempatan biaya pemerintah?

Bank peserta harus terlebih dahulu memaksimalkan sumber likuiditasnya di Pasar Uang Antar Bank (PUAB) dan Repo BI. Kalau hal itu dilakukan, namun kedudukan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) tutun di bawah 6 persen serta bank masih dalam kondisi bugar, maka bank  boleh mengajukan penempatan dana pemerintah.

Lalu, calon bank peserta juga kudu mengajukan proposal tertulis beserta salinan lengkap diajukan kepada Menteri Keuangan c. q Direktur Jenderal Kekayaan.
“Nantinya, Menteri Keuangan bakal menetapkan daftar bank peserta bersandarkan informasi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ” tulis Rahayu.

Terkait proposal penempatan dana final yang disetujui, Dirjen Perbendaharaan akan menyampaikan fakta kepada BI dan OJK menghantam jumlah, jangka waktu, tingkat kembang, dan tanggal setelmen penempatan dana.

Penempatan dana akan dikerjakan dalam bentuk simpanan deposito ataupun sertifikat deposito, dengan jangka periode penempatan dana paling lama enam bulan dan dapat diperpanjang.

Adapun, tingkat bunga yang diberikan adalah paling rendah sebesar tingkat kembang penerbitan SBN yang dibeli sebab BI (setelah dikurangi burden sharing ).

“Di masa pandemi covid-19, pemerintah membantu industri perbankan untuk tetap dapat beroperasi dengan memberikan layanan intermediasi, khususnya dalam tugas perbankan untuk memberikan kredit di rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, ” tandas Rahayu.

[Gambas:Video CNN]

(bir/agt)