Sindir KRL, Pemkot Bogor dan Depok Bolehkan Warga Mudik Lokal

Jakarta, CNN Indonesia — Negeri Kota (Pemkot)  Enau   dan Depok  tak melarang warga melakukan  mudik lokal , baik antar-kecamatan di dalam tanah air maupun antar-wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), secara catatan tetap mematuhi protokol kesehatan Virus Corona (Covid-19).

“Kami bisa memahami karena Jabodetabek satu kawasan pandemi. Kalau terpaksa bersilaturahmi harus sesuai dengan arahan adat Covid-19, tidak ada [sanksi], ” kata Wakil Wali Tanah air Bogor Dedie A Rachim masa dihubungi CNNIndonesia. com , Jumat (15/5).

Menurut dia, persoalan mudik warga Jabodetabek sampai saat ini masih belum bisa ditekan. Pasalnya, beberapa moda transportasi umum seperti Kereta Rel Listrik (KRL) tetap beroperasi semasa masa Pembatasan Sosial Berskala Tinggi (PSBB).

“Awalnya kita memencil, DKI sebagai episentrum, Bodetabek kawasan yang ingin memutus ikatan, namun Pemerintah Pusat tidak mengabulkan, ” jelasnya, terkait permohonan penghentian operasional KRL.

Kendati serupa itu, Dedie tetap mengimbau kepada warganya untuk tidak mudik lokal & menegaskan tetap melarang mudik jauh selama masa PSBB.

“Lebih baik sampai dengan batas waktu PSBB Kota Bogor tanggal 26 Mei sampai dengan pemisah status bencana nasional Covid-19, sepantasnya semua pihak menahan diri, ” tuturnya.

Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian

Senada, Besar Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok Kompol Sutomo memastikan tidak ada larangan mudik lokal di Kota Depok bagi warga pada wilayah Jabodetabek jelang hari umum Idul Fitri 1431 H.

Menurutnya, larangan mudik hanya benar bagi warga yang hendak meninggalkan wilayah Jabodetabek. Hal itu pantas dengan aturan dari Pusat.

“Warga Depok mau ke DKI, dari DKI  mau ke Depok bisa, ” kata Sutomo saat dihubungi CNNIndonesia. com , Jumat (15/5).

diketahui, aturan larangan mudik diatur dalam Permenhub Nomor 25 Tarikh 2020 tentang pengendalian transportasi semasa masa mudik Idul Fitri Tarikh 1441 H guna Penyebaran Covid-19.

Pasal 2 Permenhub menyebutkan larangan penggunaan transportasi darat sah untuk tujuan keluar masuk daerah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), zona merah, dan aglomerasi provinsi yang telah ditetapkan menerapkan PSBB. Larangan berlaku mulai 24 April hingga 31 Mei.

Lebih lanjut Sutomo  menyebut pihaknya tetap memantau arus mudik di Kota Depok  setidaknya di perut titik posko mudik di Bulevar Raya Bogor dan Jalan Buluh Kuning, Pancoran Mas.

Foto: CNNIndonesia/Fajrian

Pihaknya akan memperhatikan jumlah barang oleh-oleh warga untuk membedakan antara warga yang hendak mudik jauh dan dekat. Warga yang membawa barang dalam jumlah banyak akan diminta kembali.

“Kita tanya. Kalau mobil dilihatnya kalau mau kembali kampung dia bawa bekel banyak. Koper, ” kata dia.

Untuk mengantisipasi keramaian semasa mudik lokal, Pemkot Depok sebutan Sutomo akan menerapkan protokol kesehatan tubuh nantinya. Pemantauan akan dilakukan langsung dari Dinas Kesehatan Kota Depok.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Enau Ade Yasin melarang warganya dengan berada di zona merah persebaran Virus Corona untuk melakukan perjalanan jauh atau mudik lokal ke Kecamatan non-zona merah.

Menteri Perhubungan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan  juga pernah mengatakan negeri melarang pergerakan orang untuk menyelundup dan keluar wilayah Jabodetabek  buat mendukung larangan mudik. Namun, pergeseran orang dalam wilayah tersebut masih diperbolehkan, termasuk angkutan umumnya.

“Untuk wilayah Jabodetabek maupun wilayah yang sudah ditetapkan PSBB, dan wilayah yang masuk daerah merah, larangan mudik ini nantinya tidak diperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar masuk, dari dan daerah khususnya Jabodetabek, ” kata Luhut usai rapat terbatas melalui telekonferensi, Selasa (21/4).

[Gambas:Video CNN]

(khr/arh)

[Gambas:Video CNN]