PPKM Level 4, Vaksin Oleh karena itu Syarat Masuk Mal dan Naik Pesawat

Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah telah menjadikan  vaksinasi sebagai syarat untuk berkunjung ke mal atau pusat perbelanjaan yang beroperasi selama kala Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4   yang berlaku sebab 10-16 Agustus 2021.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyatakan syarat vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung pusat perbelanjaan atau kepala dilakukan berdasarkan masukan spesialis kesehatan.

Dia menjelaskan penerapan ini bertujuan untuk menekan penularan Covid-19 saat pelonggaran PPKM Golongan 4 di Jawa-Bali. Pemerintah ingin masyarakat yang beraktivitas selama PPKM Level 4 tetap sehat.


Oleh karena itu pemerintah akan kembali menggenjot program vaksinasi nasional mengikuti memetakan daerah prioritas vaksinasi. Mengingat saat ini vaksinasi di seluruh daerah Indonesia belum merata.

“Akselerasi vaksinasi akan difokuskan khususnya kepada 7 wilayah aglomerasi di Jawa-Bali, 45 kabupaten kota dengan angka penambahan kasus konfirmasi sempurna di wilayah non Jawa Bali dan 5 kabupaten kota di wilayah Papua karena untuk kepentingan PON, ” kata Wiku.

Zaman ini pemerintah tengah melangsungkan uji coba pembukaan mal di empat kota, yaitu di Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Keempat kota tersebut diperbolehkan untuk menelungkupkan mal dengan maksimal 25 persen dari kapasitas.

Sejumlah mal dalam Jakarta pun sudah berangkat buka hari ini, serupa Grand Indonesia, Kota Kasablanka, Plaza Blok M, ITC Cempaka Mas, Mall Rajin Anggrek, hingga Teras Tanah air BSD. Mal-mal itu menerapkan aturan syarat vaksinasi.

Selain vaksinasi, bujang dengan usia di bawah 12 tahun dan lansia dengan usia di pada 70 tahun dilarang mendatangi mal atau pusat perbelanjaan.

Bukan hanya sebagai sarana masuk mal atau was-was perbelanjaan, vaksinasi juga menjadi salah satu syarat pengikut pesawat di masa PPKM Level 4. Penumpang yang sudah vaksin lengkap dua kali bisa menggunakan buatan tes antigen.

Aturan ini tertuang di Instruksi Menteri Dalam Jati Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Golongan 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar tanah air atau kabupaten di pada Jawa-Bali dapat menunjukkan buatan negatif antigen h-1, ” tulis aturan tersebut, dikutip Selasa (10/8).

Penumpang yang baru melaksanakan vaksin covid-19 dosis pertama tetap harus menunjukkan buatan negatif tes covid-19 berupa PCR. Tes tersebut dilakukan maksimal h-2 sebelum keberangkatan.

Sementara, pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor juga harus membuktikan kartu vaksin. Pemerintah meminta pelaku perjalanan minimal telah melakukan vaksin covid-19 ukuran pertama.

(adp/end)

[Gambas:Video CNN]