Komnas HAM Surati Kabareskrim soal Mobil Laskar FPI

Jakarta, CNN Indonesia —

Bayaran Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) telah melayangkan tulisan pemeriksaan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Penuh Listyo Sigit Prabowo terkait lanjutan penyelidikan bentrok antara FPI-polisi Senin (7/12).

Surat tersebut berupa permintaan kepada Kabareskrim untuk dimintai keterangan terkait mobil dengan menjadi barang bukti dalam kejadian yang menewaskan enam laskar penjaga Rizieq tersebut.

“Tim Penyelidikan Komnas HAM RI telah melayangkan surat kepada Kabareskrim Polri untuk dapat memperoleh keterangan terpaut mobil dan berbagai informasi dengan terdapat pada mobil tersebut, ” ujar Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam dalam keterangannya, Minggu (20/12).


Dalam pemeriksaan tersebut, Komnas HAM nantinya akan melihat langsung mobil yang ditumpangi enam barisan FPI maupun mobil yang digunakan aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya dalam peristiwa itu.

Namun demikian, Komnas PEDOMAN belum menentukan jadwal pasti penjagaan kepada jenderal bintang tiga tersebut.

“Permintaan keterangan tersebut dengan melihat dan memeriksa mobil secara langsung. Semoga pengambilan & permintaan keterangan ini dapat dilakukan sesuai dengan jadwal, ” perkataan Anam.

Komnas HAM hingga kini setidaknya telah menilik 25 saksi terkait bentrok FPI-Polisi yang terjadi pada Senin (7/12) dini hari itu. Mereka terdiri dari sejumlah, baik dari polisi, FPI, maupun masyarakat yang menjadi saksi.

Komnas HAM rencananya juga akan menggandeng ulung untuk membantu investigasi dari menyelia hasil investigasi dari sisi ilmiah dan mengetahui lebih detail terpaut peristiwa.

“Pasti (akan panggil saksi ahli). Salah satu kerja human rights investigation merupakan menggunakan perkembangan teknologi dan pengetahuan, ” kata Anam.

“Jika kami butuhkan untuk memberikan semakin tebalnya keyakinan, ya kami pasti akan panggil mampu, ” katanya.

(thr/ugo)

[Gambas:Video CNN]