Kisruh European Super League, Koeman Kritik UEFA Mata Duitan

Jakarta, CNN Indonesia —

Pada saat sepak bola Eropa sedang berpolemik lantaran dialog European Super League , pelatih   Barcelona Ronald Koeman mengkritik UEFA .

Pembimbing asal Belanda tersebut menyatakan badan sepak bola sempurna di Eropa itu hanya memikirkan uang tanpa menanggapi pemain dan pelatih.

Koeman menganggap klub-klub dihadapkan pada agenda penuh yang sudah dijadwalkan pasal UEFA atau pihak pengelola pertandingan sudah kadung mendapat dukungan sponsor.


“Semua orang bicara soal Gabungan Super atau Liga Champions [dengan format baru] atau cara lain bermain di Eropa. UEFA berbicara banyak tetapi tidak melakukan atau mendengarkan orang-orang sepak bola, bukan manajer atau pembimbing, tentang jumlah permainan. Dengan terpenting bagi mereka adalah uang, ” beber Koeman.

“Bahkan pada Spanyol, jumlah pertandingan yang perlu kami mainkan, kelak kami bermain jam 10 malam, hal itu tak selalu baik bagi pemain. Saya pikir itu dengan paling penting. Normal berpikir mengenai masa depan menyepak bola tetapi pertama-tama mereka harus melindungi para pemeran sepak bola, ” sambungnya.

Barcelona ialah salah satu klub pendiri European Super League, dengan kini berada di ujung tanduk lantaran pengunduran beberapa klub.

Koeman sendiri mengaku tidak cakap lebih lanjut soal order liga tengah pekan dengan digagas klub-klub besar Eropa tersebut.

“Saya sudah berbiara dengan presiden [Joan Laporta pada Selasa] dan dia menjelaskan letak klub. Tetapi banyak yang berubah setelah itu, ” ucap Koeman.

“Lebih baik tidak banyak berbicara sekarang, tidak ada yang tahu apa dengan akan terjadi, ” tambah mantan pemain Belanda & Barcelona itu dikutip dibanding ESPN.

[Gambas:Video CNN]

(nva)