Kenali 9 Penyebab Rasa Sakit zaman Ejakulasi

Jakarta, CNN Nusantara —

Rasa rendah saat berhubungan seksual tak cuma dirasakan perempuan. Rasa sakit juga bisa dirasakan laki-laki, terutama masa tahap ejakulasi. Nyeri saat pengeluaran bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Kondisi ini kerap juga disebut dengan istilah disorgasmia atau orgasmalgia. Rasa yang menonjol bisa bervariasi, dari ringan had berat yang muncul setelah ejakulasi. Rasa sakit umumnya muncul di dalam area penis, skrotum, dan wilayah perineum.

Meski terkesan sepele, tapi ejakulasi yang menyengat dapat berdampak negatif pada kesibukan seks Anda. Tak hanya menyandarkan kinerja seksual, tapi juga mengurangi kenikmatan berhubungan intim. Pada tingkat yang lebih para, rasa nyeri tak jarang membuat beberapa pria takut melakukan penetrasi.

Ada beberapa hal dengan menyebabkan kondisi tersebut. Berikut beberapa penyebab rasa sakit saat ejakulasi, mengutip Healthline.

1. Prostatitis
Prostatitis merupakan peradangan pada kelenjar prostat baik secara akut maupun biut. Prostatitis merupakan masalah urologis menyesatkan umum pada pria berusia pada bawah 50 tahun.

Kondisi ini dapat membuat lempar air kecil terasa menyakitkan. Kerap kali kondisi ini disalahpahami sebagai infeksi saluran kemih. Pada prostatitis, rasa nyeri saat buang minuman kecil disertai dengan rasa nyeri perut bagian bawah dan kesulitan untuk ereksi.

2. Baru menjalani operasi
Beberapa jenis operasi menyebabkan sejumlah efek samping, termasuk urusan saat ejakulasi. Salah satunya ialah prostatektomi radikal atau prosedur pengukuhan seluruh bagian prostat dan kurang jaringan di sekitarnya. Prosedur ini umumnya dilakukan untuk mengobati kanker prostat.

Selain mendatangkan rasa nyeri, prosedur tersebut selalu berisiko memicu disfungsi ereksi serta rasa nyeri pada penis.

Ilustrasi Bercinta, Ilustrasi Bersetubuh, Ilustrasi Hubungan Suami Istri, Ilustrasi Hubungan Seks, Ilustrasi Hubungan Sex, Ilustrasi Berhubungan Seks, Ilustrasi Berhubungan Sex, Ilustrasi Hubungan Badan, Ilustrasi Berhubungan Badan Ilustrasi. Rasa sakit saat ejakulasi bisa muncul secara bervariasi dari ringan hingga mengandung. (Istockphoto/Sadeugra)

3. Kista
Mengalami sakit saat ejakulasi juga bisa menandakan keberadaan kista. Kista dapat memblokir ejakulasi, menyebabkan infertilitas, & menimbulkan rasa nyeri saat perkara seks.

4. Konsumsi obat antidepresan
Obat antidepresan diketahui dapat membuat disfungsi seksual, termasuk ejakulasi yang menyakitkan. Beberapa jenis obat dengan menyebabkan efek samping seksual antara lain:
selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI)
serotonin and norepinephrine reuptake inhibitors (SNRI)
trisiklik dan tetrasiklik
monoamine oxidase inhibitors

5. Neuropati pudendal
Neuropati pudendal adalah kondisi kerusakan saraf pada periode panggul. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa sakit di sekitar tempat genitalia. Kerusakan saraf ini biasanya disebabkan oleh cedera, diabetes, & kondisi autoimun multiple sclerosis.


6. Kanker prostat
Meski sering kali hadir tanpa gejala, kanker prostat dapat menyebabkan ejakulasi yang menyakitkan. Waspada ketika gejala disertai dengan masalah zaman buang air kecil, disfungsi ereksi, dan urine berdarah.

7. Trikomoniasis
Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual yang bisa menimbulkan rasa nyeri saat berhubungan badan. Selain itu, trikomoniasis juga menimbulkan rasa tidak enak seperti gatal dan keluarnya larutan dengan bau tak sedap.

8. Terapi radiasi
Terapi radiasi ialah salah satu metode pengobatan kanker. Terapi radiasi yang dilakukan di sekitar area panggul dapat menjadikan disfungsi ereksi, termasuk rasa sakit saat berhubungan seks. Namun, buah samping ini biasanya hanya bersemangat sementara.

9. Masalah psikologis
Pada beberapa kasus, penyebab rasa nyeri saat ejakulasi tak bisa ditemukan. Kondisi ini adanya masalah mental yang melatarbelakangi. Temui terapis buat mengeksplorasi masalah tersebut.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]