Kebakaran di Ruang Isolasi Covid RS Irak, 41 Orang Tewas

Jakarta, CNN Indonesia —

Setidaknya 41 karakter tewas akibat kebakaran dalam ruang isolasi pasien Covid-19   di satu diantara rumah sakit di Nasiriyah, Irak , pada Senin (12/7) waktu setempat.

“Jumlah kematian kelanjutan kebakaran yang melalap kawasan isolasi Covid-19 di Nasiriyah mencapai 35 orang, secara lima orang terluka, tercatat di dalam kondisi kritis, ” ujar juru bicara otoritas kesehatan lokal, Haydar al-Zamili, kepada AFP .

Haydar mengatakan bahwa masa ini, masih banyak target terperangkap di dalam kawasan isolasi yang terbakar tersebut.


“Korban-korban meninggal akibat terbakar serta proses pencarian korban lain masih berlanjut, ”  ucapnya.

Hingga saat ini, anyar 16 orang yang lulus diselamatkan. Api pun belum benar-benar dapat dipadamkan.

Kementerian Dalam Daerah Iran menyatakan bahwa kebakaran bermula dari api di ruang sementara yang bersebelahan dengan gedung utama. Tetapi, ia tak merinci pengantara kebakaran.

Meski penyebab belum diketahui, terbuka Irak langsung menumpahkan amarahnya di jagat maya dengan mendesak pengunduran diri pejabat-pejabat yang bertanggung jawab.

[Gambas:Video CNN]

Ini bukan kali pertama rumah melempem yang menangani pasien Covid-19 di Irak kebakaran. Dalam April lalu, kebakaran pula terjadi salah utama rumah sakit Covid-19 dalam Baghdad yang merenggut 82 nyawa dan melukai 100 orang.

Berdasarkan keterangan petugas, kebakaran berasal dari ledakan tabung oksigen yang ditaruh tak cocok aturan. Kebanyakan korban merupakan pasien yang sedang mematuhi respirator.

Kebakaran itu memicu amarah terbuka dan berujung pada pengunduran diri Menteri Kesehatan Irak saat itu, Hassan al-Tamimi.

(has)