Kapolri Naikkan Pangkat 77 Pati, Boy Rafli Amar Jadi Komjen

Jakarta, CNN Indonesia — Kapolri   Jenderal Idham Azis memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi terhadap 77  Perwira Tinggi (Pati) Polri. Kenaikan pangkat itu menyusul mutasi sejumlah jabatan di tubuh korps Bhayangkara & kenaikan tujuh tipologi Polda menjadi tipe A.

Dari korps Pati Polri itu, ada 3 Inspektur Jenderal (Irjen) yang saat ini menjadi Komisaris Jenderal atau berbintang tiga.

“Dalam Korps Raport kali ini, ada tiga kenaikan dari Irjen ke Komjen. Di antaranya, Komjen Boy Rafli Amar sebagai Besar BNPT, Komjen Andap Budi Revianto selaku Inspektur Jenderal Kemenkumham dan Komjen Rycko Amelza Dahniel sebagai Kabaintelkam Polri, ” kata Besar Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Kombes Awi Setiyono melalui fakta resmi, Selasa (19/5).

Terdapat pula 26 personel Polri yang kini naik pangkat daripada Brigadir Jenderal menjadi Inspektur Jenderal. Beberapa di antaranya mengemban tugas jadi Kapolda baru ataupun hasil sejak kenaikan Polda masing-masing menjadi macam A.

Selain itu terdapat sejumlah Pejabat Sempurna (PJU) Mabes Polri yang juga kini menjadi Irjen, yakni GANDAR SDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Wahyudi Hidayat. Lalu, Kandesus 88 Polri Irjen Marthinus Hukom dan Gubernur Akpol, Irjen M. Asep Syahrudin.
Kapolri pun menaikkan pangkat lantaran 48 personel menjadi perwira luhur dari yang semula berpangkat Komisaris Besar (Kombes) menjadi Brigadir Jenderal. Di antaranya adalah, Karo Binkar SSDM Polri Brigjen Suwondo Nainggolan.

Kemudian, Direktur Tindak pidana Khusus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono & Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Muharrom Riyadi, dan yang lain.

Awi menjelaskan, program kenaikan pangkat hanya akan dihadiri oleh Pati Polri yang bertugas di DKI Jakarta.

“Sementara yang berdinas di luar Jakarta mengikuti melalui maya di tempat masing-masing, ” ujar Awi.

Semasa proses pelantikan para Jenderal petugas, Polri memperhatikan standar dan aturan kesehatan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Kapolri sebelumnya telah menerbitkan sejumlah Surat Telegram Rahasia pada 1 Mei 2020 lalu yang berisikan tentang mutasi sejumlah perwira polisi. Beberapa pada antaranya, termasuk pengangkatan sembilan Kapolda baru.

Sembilan Kapolda yang dilantik yakni Brigjen Ahmad Luthfi sebagai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Alat Heri.

Kemudian, Irjen Fiandar sebagai Kapolda Banten, Brigjen Teguh Sarwono sebagai Kapolda Tangan, Brigjen Dedi Prasetyo sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

Morat-marit, Irjen Aris Budiman sebagai Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Kalimantan Selatan, serta Irjen Muhammad Iqbal sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, terdapat serupa Pati Polri yang ditugaskan ke Instansi luar kepolisian seperti Komjen Pol Boy Rafli yang kini menjabat sebagai Kepala BNPT, & juga Komjen Pol Andap Sifat Revianto selaku Inspektur Jenderal Kemenkumham. (mjo/gil)

[Gambas:Video CNN]