Juventus Kalahkan Torino 4-1, Ronaldo Cetak Gol Spektakuler

Jakarta, CNN Indonesia —

Juventus  menang 4-1 atas Torino  dalam pekan ke-30 Liga Italia dalam Stadion Allianz, Sabtu (4/7). Kemenangan itu merupakan yang ketiga beruntun bagi Juventus  sejak Serie  A “restart”.

Tuan panti unggul cepat lewat gol dengan dicetak Paulo  Dybala  di menit ketiga memanfaatkan operan Cuadrado. Dybala melewati satu pemain Torino sebelum mengecoh pemain belakang lainnya dan mencetak gol dengan kaki kiri.

Lewat skema serbuan balik Dybala memberikan bola pada Ronaldo. Saat di kotak hukuman CR7 memberikan bola kepada Cuadrado. Mantan pemain Chelsea itu kemudian mengecoh pemain belakang Torino dan melepaskan tendangan keras kaki kanan yang bersarang di sisi kanan gawang lawan.


Torino sempat mencetak gol balasan meniti Andrea Belotti di menit ke-45+6 melalui tendangan penalti. Penalti itu diberikan lantaran bek Matthijs de Ligt dianggap handball.

Di menit ke-50 Simone Verdi sempat membobol gawang Juventus secara sundulannya. Akan tetapi gol itu dianulir wasit lantaran Belotti lebih dahulu dalam posisi offside.

Ronaldo menambah keunggulan Juventus menjadi 3-1 di menit ke-61 lewat tendangan bebas spekatakuler. Sepakan melengkung kaki kanan Ronaldo membawa bola mengarah ke pojok kanan atas gawang Torino yang  tak bisa dijangkau kiper Salvatore Sirigu.

Gol tersebut mendirikan Ronaldo mematahkan kutukan tidak sudah mencetak gol lewat tendangan khali di Juventus.

Walaupun unggul dua gol, Juventus tidak juga mengendurkan serangan menjelang musabaqah berakhir. Pada menit ke-84 membawa Adrien Rabiot melepaskan tendangan berleha-leha kiri dari luar kotak hukuman namun masih melebar dari gawang Sirigu.

Douglas Costa menambah penderitaan Torino di menit ke-87. Umpan silang Costa daripada sisi kiri gagal diantisipasi Koffi Djidji dengan baik. Niat Djidji menyapu bersih sepakan Costa justru membuat bola mengarah ke gawang sendiri.

Alex Berenguer  berupaya memperkecil kedudukan untuk Torino. Hanya saja, tendangan Berenguer  dalam menit ke-90 masih bisa ditepis Gianluigi Buffon.

(sry)