Evaluasi Satgas soal PPKM Kritis: Tingkat Kematian Tinggi

Jakarta, CNN Nusantara —

Pemimpin Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengucapkan tingkat kematian Covid-19 di Indonesia selama 14 keadaan pelaksanaan  PPKM darurat masih tergolong tinggi.

Namun demikian, Ganip menyampaikan angka kesembuhan peristiwa juga tergolong tinggi. Kondisi itu, diiringi dengan penurunan pada bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19.

“Secara mobilitas sudah menurun, intinya kan pada pembatasan mobilitas, kemudian tingkat BOR menyusut, tingkat kesembuhan tinggi. Namun demikian, kami harus menghargai bahwa tingkat kematian tinggi, ” kata Ganip di dalam tayangan CNNIndonesia TV, Jumat (23/7) malam.


Ganip menyatakan, pihaknya di kolong komando Menteri Koordinator Dunia Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, terus melakukan monitoring dan perbaikan kinerja di lapangan agar penyebaran Covid-19, khususnya varian delta, bisa ditekan.

Selain itu, Ganip mengaku pemerintah selalu terus berusaha untuk meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) untuk mencegah transmisi yang lebih luas.

Jika mengacu dalam target yang ditetapkan, negeri sebelumnya menargetkan akan melayani 324. 283 tes pada sehari mulai PPKM Penting 3 Juli lalu.

Namun demikian target-target itu belum sempat terealisasi. Dalam 18 hari PPKM Darurat Jawa-Bali dan tujuh hari PPKM Darurat luar Jawa-Bali, rata-rata jumlah testing pemerintah hanya di 139. 360 orang yang diperiksa dalam sehari.

Bahkan di dalam beberapa hari terakhir, total testing menurun seiring dengan penurunan kasus. Pada 18 Juli misalnya, jumlah masyarakat yang diperiksa turun menjadi 138. 046 orang, kemudian 19 Juli 127. 461 orang, 20 Juli 114. 674 orang, dan belakang 21 Juli naik meski tidak signifikan, yakni 116. 232 orang yang diperiksa dalam sehari.

“Bicara testing dan tracing ini, banyak elemen dan komponen yang disiapkan, mulai dari swabber, tracer , tempat isolasi, ini mekanisme terus kita tingkatkan dan perbaiki. Benar sudah dibuktikan ketika testing dan tracing tinggi, mampu ditemukan case penularan dengan tinggi, “ujarnya.

(yoa/agt)

[Gambas:Video CNN]