Etos Kerja Cavani Banjir Penghargaan, Martial Dibawa-bawa

Jakarta, CNN Indonesia —

Etos kerja Edinson Cavani saat Manchester United menghabisi Villarreal pada matchday ke-2 Asosiasi Champions dibanjiri pujian. Sementara Anthony Martial jadi bahan olok-olok.

Cavani turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-75 saat Man Utd sukses mengalahkan Villareal di Old Trafford, Kamis (30/9) dini hari WIB.

Saat Cavani masuk, kedudukan masih serupa kuat 1-1. Villarreal lebih dulu unggul lewat Paco Alcacer (53′), sementara gol balasan tuan rumah dicetak Alex Telles (60′).


Pelatih Ole Gunnar Solskjaer menurunkan Cavani untuk menaikkan daya gedor di 10 menit terakhir. Striker asal Uruguay itu memang belum mampu menyumbang gol di laga ini, namun kegiatan kerasnya di lapangan begitu menonjol dan mendapat sanjungan.

Dalam acara ulang yang beredar dalam media sosial, tepatnya pada menit ke-81, Cavani berlari kencang dari sisi kanan kotak penalti hingga jadi merebut bola dari berleha-leha bek lawan yang beruang di sisi sebaliknya.

Usaha Cavani dalam mengejar bek Villarreal di upaya merebut bola menunjukkan mengapa pemain Uruguay sejenis populer di sepak bola Eropa. Etos kerjanya dalam lapangan jadi kelebihan tunggal bagi bomber 34 tarikh itu.

Man United pun akhirnya berhasil menciptakan gol kemenangan dari kaki Cristiano Ronaldo di masa injury time , tepatnya dalam menit ke-95.

Meski Ronaldo menjadi pemberitaan utama kemenangan dramatis Man Utd, namun Cavani jadi memenangkan hati fan Man Utd. Ia dianggap jadi sosok striker pekerja membanting meski sudah menginjak 34 tahun.

Fan Setan Abang bahkan membandingkan etos kerja seorang Cavani dengan Martial. Penyerang 25 tahun diklaim tak akan pernah melangsungkan hal seperti Cavani kerjakan di lapangan.

Cavani  dan Martial lebih banyak menghuni bangku basi semenjak Ronaldo  kembali ke Old Trafford  awal musim ini. Namun, Cavani  lebih mendapat dukungan dari fan ketimbang Martial.

[Gambas:Video CNN]

(jun/nva)