Ekonom Indef Minta Pemda Borong Keluaran UKM Pulihkan Ekonomi

Jakarta, CNN Indonesia —

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance ( Indef ) Aviliani meminta pemerintah kawasan bisa membeli produk-produk UKM di dalam negeri agar bisa membantu perekonomian kelas menengah ke bawah di masa transisi era new normal .

Menurutnya, pemerintah harus mulai mengubah pola pikir ataupun mindset berkaitan dengan kebijakan sandaran, baik untuk masyarakat maupun zona usaha di masa pandemi Covid-19 ini.

Perubahan model pikir itu, kata Aviliani, bersifat bantuan yang sebelumnya batuan baik dan Bantuan Langsung Tunai, saat ini diubah ke arah gerakan.

“Jadi menurut saya, di mindset tidak hanya cukup dalam BLT atau bansos tapi pada mindset harus dimulai dari putaran. Menurut saya dari Pemda, karena kadang kita bilang ayo cintai produk dalam negeri tapi enggak ada yang diperbuat, ” cakap Aviliani saat menjadi pembicara di webinar Pemulihan Ekonomi Nasional pada era Pandemi, Sabtu (27/6).

Dalam kesempatan itu, Aviliani juga memaparkam hal-hal yang wajib dilakukan agar pemulihan ekonomi di Indonesia yang terpuruk akibat Covid-19 ini bisa cepat pulih kembali.

Salah satunya bersangkutan dengan implementasi kebijakan yang dikerjakan harus lebih cepat. Hal ini agar pemulihan ekonomi dapat pantas dengan target yang ingin dicapai.

“Saat ini peraturan sudah lengkap, namun realisasi belum, ” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM mendorong pelaku jalan mikro kecil dan menengah (UMKM) membuka rekening di bank biar dapat mengakses modal dengan kembang rendah yang disiapkan pemerintah.

Menteri koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan banyaknya pelaku UMKM yang unbankable sulit mendapatkan stimulus berupa keringanan bunga serta penundaan kredit.

“Kami meyakini seperti yang telah disampaikan oleh lembaga Semeru (lembaga dengan fokus pada penelitian sosial serta ekonomi), kemungkinan ada 20 juta yang belum terhubung ke perbankan dan lembaga pembiayaan formal yang lain, ” ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (23/6).


(tst/pmg)

[Gambas:Video CNN]