DPR Minta Pemerintah Beri Sandaran Tunai Selama PPKM Perlu

Jakarta, CNN Indonesia —

Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar  alias Cak Imin   mengusulkan negeri menghilangkan mekanisme pemberian tumpuan sosial ( bansos ) dalam bentuk barang pada masyarakat selama Pemberlakuan Pemisahan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Gawat.

Cak Imin  meminta pemerintah memberikan bantuan tunai karena lebih efektif dan sampai langsung ke masyarakat.

“Hilangkan bansos berupa barang, bantuan tunai bertambah efektif sampai ke anak buah, ” kata Cak Imin  kepada wartawan, Jumat (9/7).


Cak Imin  menyebut pemberian bansos tunai lebih efektif khususnya kepada kalangan perempuan, kelompok rentan, dan kurang sanggup. Cak Imin menyarankan supaya pemberian bansos tunai dimulai kepada kepala keluarga rani dengan nominal sebesar Rp400 ribu per bulan.

“Kepala rumah nikah perempuan, kaum lansia perempuan, dan anak-anak pekerja ataupun karyawan yang sedang menganggur atau [kena] PHK akibat pandemi Covid-19. Saya menganjurkan ini dimulai kepada 50 juta warga perempuan Indonesia dengan besaran Rp400 ribu per kamar selama 2021, ” ujarnya.

Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan asosiasi sengsara dan menderita, apalagi disebabkan oleh tragedi dan krisis yang terjadi dalam luar kendali.

“Bansos adalah wujud serta bukti bahwa keadilan baik telah menjadi pedoman serta dasar kebijakan pemerintah. Minus keadilan sosial, kepercayaan anak buah kepada pemerintah akan turun, dan sistem demokrasi hendak dipertanyakan, ” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bantuan dari Pemda diimbau dalam bentuk barang atau sembako dan tidak dana tunai untuk menghindari penyelewengan, serta agar bertambah mudah dalam proses monitoring dan evaluasi.

Mendagri Tito Karnavian  lantas meminta kepala daerah menyerahkan bansos dalam bentuk hajat pokok alias sembako atau nontunai kepada masyarakat terdampak  Covid-19 yang belum mendapatkan bansos tunai dari Kementerian Sosial.

“Di daerah tingkat 1 ataupun tingkat 2 di jawatan sosial masing-masing itu ada mata anggaran bansos dan jaring pengaman sosial. Tersebut dapat digunakan. Diharapkan disalurkan kepada yang terdampak dalam bentuk fisik sembako biar kelihatan di masyarakat, ” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/7).

(mts/fra)

[Gambas:Video CNN]