DKI Bakal Cabut Izin Usaha Restoran Langgar PSBB saat Nataru

Jakarta, CNN Indonesia —

Kepala Satuan Polisi Patron Praja (Satpol PP) DKI Jakarta   Arifin menyatakan bakal mencopot permanen izin usaha berupa kafe atau restoran jika melanggar protokol kesehatan PSBB Transisi saat  libur Natal & Tahun Baru .

Sejumlah tempat hiburan serta tempat usaha diketahui hanya diizinkan buka hingga pukul 19. 00 WIB.

“Ada permanen, kita cabut persetujuan usahanya, ” kata Arifin pada Monas, Jakarta Pusat, Senin (21/12).


Arifin memastikan, penindakan terhadap pelaku usaha yang mengenai aturan protokol kesehatan selama pandemi akan terus dilakukan. Selain pencabutan permanen, pihaknya juga membuka preferensi penutupan sementara maupun denda puluhan juta.

“Ya pasti ditindak kalau dia melanggar kita tutup, satu kali 24 tanda. Kemudian kalau berulang kita kenakan denda Rp20 juta, ” katanya.

Sementara terkait kerelaan permanen, Arifin menyebut sudah ada pelaku usaha di DKI yang izin usahanya dicabut. Salah satunya adalah usaha berupa kedai kopi di daerah Jakarta Selatan yang berbuntut insiden pemukulan Lurah Cipete Utara Nurcahya.

Kaki gunung Nurcahaya dipukul usai menegur masyarakat yang sedang nongkrong di kedai kopi selama PSBB.

“Pernah kita lakukan segel tetap, contoh kemarin di Jaksel, lepau yang bu lurahnya di pukulin itu udah saya segel permanen, ” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui kembali memperpanjang PSBB Transisi mulai 21 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Sejumlah kebijakan buat menekan penularan virus selama libur panjang pun dilakukan, mulai sejak pembatasan jam operasional tempat cara, mal, hingga transportasi publik.

(tst/psp)

[Gambas:Video CNN]