Djoko Tjandra Jadi Saksi Sidang Pinangki Kasus Suap Fatwa MA

Jakarta, CNN Indonesia —

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung menghadirkan Djoko Soegiarto Tjandra   dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Pinangki Sirna Malasari   dalam kasus pengurusan  fatwa Mahkamah Mulia (MA).

“Iya saksi Djoko Tjandra, ” kata Jaksa KMS Roni saat dikonfirmasi, Senin (9/11).

Selain Djoko Tjandra, Jaksa juga menghadirkan satu saksi lainnya yaitu Rahmat. Di surat dakwaan, Rahmat merupakan orang yang mengenali Pinangki dengan Djoko Tjandra.


“Iya saksi Djoko Tjandra dan Rahmat, ” kata pengacara Pinangki, Jefri menambahkan.

Pinangki, mantan Besar Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung, didakwa dengan Pasal gratifikasi, Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dan Pasal Pemufakatan Jahat.

Jaksa mengatakan Pinangki telah menerima kekayaan sebesar US$500 ribu dari Djoko Tjandra. Uang itu dimaksudkan untuk membantu pengurusan fatwa Mahkamah Mulia (MA) melalui Kejaksaan Agung biar pidana penjara yang dijatuhkan ke Djoko Tjandra selama 2 tahun tidak dapat dieksekusi.

Jaksa menerangkan uang US$500 seperseribu itu merupakan fee dari total US$1 juta yang dijanjikan Djoko Tjandra. Uang itu diterima Pinangki melalui perantara yang merupakan kerabatnya sekaligus politikus Partai NasDem, Andi Irfan Jaya.

(ryn/wis)

[Gambas:Video CNN]