Cara Mengatasi Sariawan pada Anak

Jakarta, CNN Indonesia —

Sariawan sering kali membina anak merasa nyeri yang tidak tertahankan hingga sulit makan. Sebesar cara dapat dilakukan untuk menyalahi sariawan pada anak.

Sariawan adalah peradangan yang terjadi dalam rongga mulut dan menimbulkan gejala berupa rasa panas, kemerahan, bengkak, nyeri, serta menyebabkan kulit kehilangan fungsinya.

“Sariawan pada anak sering kali menyebabkan anak mengeluh kesakitan makin tidak mau makan dan menelan karena sangat mengganggu sekali. Berbahasa pun terasa sakit, ” kata dokter spesialis anak, Herwanto, di webinar, Kamis (15/10).


Herwanto mengungkapkan, 80-90 persen sariawan pada anak berlaku pada mulut bagian depan laksana gusi dan bibir. Sebagian pula terjadi dinding, langit-langit, serta dasar rongga mulut serta lidah.

Sejumlah penyebab sariawan tidak diketahui secara pasti. Namun, sebagian lain disebabkan oleh pukulan seperti tergigit, reaksi alergi, had makanan asam atau pedas.

Sariawan biasanya dapat segar dengan sendirinya dalam 1-2 minggu. Namun, sariawan bisa disembuhkan lebih cepat dengan sejumlah penanganan.

Berikut cara mengatasi sariawan pada anak.

satu. Kumur-kumur

Herwanto mengucapkan, penanganan pertama yang dapat dikerjakan pada anak adalah dengan mengundang anak berkumur-kumur. Berkumur-kumur dapat menolong membersihkan radang yang muncul.

2. Melestarikan kebersihan mulut

Pastikan kebersihan mulut anak terjaga secara baik agar sariawan tidak merata. Ajarkan anak untuk menjaga kejernihan rongga mulut dengan rutin berkumur-kumur dan menggosok gigi.

3. Banyak minum air suci

Pastikan anak banyak mengonsumsi air putih yang lulus. Air putih dapat meredakan peradangan dan rasa nyeri serta mempercepat penyembuhan.

4. Menghindari makanan pedas dan asam

Hindari mengonsumsi makanan sengit dan asam. Makanan ini dapat membuat sariawan semakin meradang.

5. Ke dokter

Jika sariawan tidak mendatangi mereda, nyeri semakin hebat, serta radang semakin besar, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

6. Penggunaan obat

Penggunaan obat bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan. Gunakan obat sesuai petunjuk penggunaan.

“Pilih lah obat dengan efektif, aman, nyaman, dan praktis untuk anak, ” tutur Herwanto.

(ptj/asr)

[Gambas:Video CNN]