Advokat: Haris Azhar Siap Hadapi Luhut di Jalur Dasar

Jakarta, CNN Indonesia —

Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar lewat kuasa hukumnya Nurkholis  Hidayat menyatakan jadi jika Menteri Koordinator bagian Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan   menyeret dirinya ke polisi atau belang hukum.

Selain itu, Nurkholis juga mengucapkan kliennya sudah membalas somasi yang dilayangkan Luhut pada Kamis (2/9) lalu.

Pernyataan itu merespons sikap Luhut yang mengancam mempolisikan Haris karena tak kunjung membalas somasinya. Selain itu Haris juga tak meminta maaf selama 5×24 jam terhitung dari somasi itu dikirim. Somasi  tersebut dilayangkan buntut pernyataan Haris kepada Luhut atas kepemilikan saham bisnis tambang dalam Intan Jaya, Papua.


“Kita terakhir membalas somasi kedua mereka hari ini. Jika mereka jadi melaporkan ke polisi, kita hadapi prosesnya, ” kata Nurkholis kepada CNNIndonesia. com , Rabu (8/9).

Nurkholis menyatakan Haris tidak takut dengan ancaman tersebut. Sebab apa yang telah diutarakan Haris bukan fitnah. Ia  juga menyebut ucapan Haris  bersandarkan hasil riset koalisi asosiasi sipil. Namun, ia juga tidak bisa mencegah jika Luhut bersikeras untuk mengadukan Haris atas tuduhan itu.

“Ya kita sangat siap [hadapi Luhut di jalur hukum], karena klien kami tak melakukan apa yang mereka tuduhkan sebagai fitnah atau memfasilitasi fitnah, ” ucapnya.

“Jika mereka menyangkal laporan riset tersebut, silahkan sangkal saja, ” imbuhnya.

Kuasa hukum Haris lainnya, Petrus P. ELI berharap Luhut mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia juga menetapkan pihaknya tidak ingin permasalahan itu berbuntut hukum. Selain itu dia juga menghargai pelaporan tersebut tidak mempunyai dasar hukum yang sahih.

“Mengedepankan bulevar terbaik bagi klien mereka juga. tentu kita seluruh paham melaporkan pidana tersebut selain harus ada dasarnya, juga dilandasi oleh itikad baik, ” ucap dia.

Hendrayana yang juga kuasa hukum Haris menyampaikan kliennya ingin permasalahan tersebut diselesaikan secara baik-baik. Ia menyebut Haris mengundang Luhut untuk berdiskusi maupun mengklarifikasi di kanal Youtube miliknya.

“Coba kalau ada misinformasi, diklarifikasi. Bukan dengan cara kriminalisasi ke kepolisian. Publik pula bisa terjadi ruang dialektika antara Pak Luhut dengan hasil temuan, ” kata pendahuluan Hendrayana kepada CNNIndonesia. com .

Perseteruan Haris secara Luhut bermula dari gambar percakapan dengan Fatia yang Haris unggah di kanal Youtube-nya. Dalam percakapan itu, disebut bahwa PT Tobacom Del Mandiri, anak daya Toba Sejahtera Group berperan dalam bisnis tambang pada Intan Jaya, Papua.   Luhut adalah salah mulia pemegang saham di Toba Sejahtera Group.

Luhut membantah tuduhan tersebut dan mengirim somasi kepada Haris dan Koordinator  Bertentangan Fatia  Maulidiyanti.

(yul/DAL)

[Gambas:Video CNN]