5 Cara Meningkatkan Hemoglobin

Jakarta, CNN Indonesia —

Sel darah merah dikatakan sehat , salah satunya jika mengandung  hemoglobin (Hb). Untuk itu, meningkatkan hemoglobin merupakan salah satu kunci buat menjaga kesehatan tubuh. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan hemoglobin.

Hemoglobin merupakan  protein dengan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh dan kembali ke paru-paru dengan membawa karbon dioksida.

Kadar lazim hemoglobin akan berbeda tergantung usia dan jenis kelamin. Namun, untuk laki-laki dewasa, hemoglobin normal beruang di angka 14-18 gram/desiliter (gm/dL). Sedangkan perempuan dewasa di angka 12-16 gm/dL.


Sebagaimana dilansir dari MedicineNet , angka hemoglobin rendah bermakna seseorang mengalami anemia.

Berikut beberapa cara meningkatkan hemoglobin mulai dari konsumsi makanan agung zat besi hingga mengatur penggunaan pangan tinggi kalsium.

1. Konsumsi makanan tinggi zat besi

Telur ialah salah satu sumber makanan tinggi maujud besi. (Istockphoto/ Amarita)

Salah satu jalan meningkatkan hemoglobin adalah dengan menggunakan makanan tinggi zat besi. Maujud besi bekerja untuk mendorong buatan hemoglobin. Selain itu, asupan maujud besi juga membantu pembentukan organ darah merah.

Dilansir dari Medical News Today , makanan tinggi maujud besi antara lain, daging serta ikan, produk kedelai, telur, buah kering, brokoli, sayuran hijau (kale, bayam), kacang-kacangan, biji-bijian dan selai kacang.

2. Maksimalkan penyerapan zat tukul

Wortel merupakan makanan yang mampu vitamin A. (couleur/Pixabay)

Di samping menaikkan asupan zat besi, maksimalkan penyerapannya dengan konsumsi makanan tinggi vitamin C. Dilansir dari Healthline , vitamin C positif meningkatkan penyerapan zat besi.

Untuk memperoleh asupan vitamin C, Anda bisa mengonsumsi jenis buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, juga stroberi dan sayuran muda. Selain itu konsumsi suplemen vitamin C juga bisa membantu.

Tidak hanya vitamin C, memaksimalkan penyerapan zat besi mampu dengan mengonsumsi pangan yang tinggi vitamin A dan beta karoten. Vitamin A bisa ditemukan di pangan hewani seperti ikan, warga dan hati. Kemudian beta karoten bisa diperoleh dari sayur dan buah berwarna oranye dan kuning seperti wortel, ubi dan mangga.

3. Asupan folat

Daging merupakan salah satu asupan  yang kaya mau folat. (iStockphoto/Yulia Buzaeva)

Folat merupakan jenis vitamin B yang memainkan kedudukan dalam produksi hemoglobin. Folat berfungsi memproduksi heme, sebuah komponen hemoglobin yang membantu mengangkut oksigen.

Tanpa folat, sel darah merah tidak akan sempurna atau matang. Itu kemudian dapat membuat anemia karena kekurangan folat dan kadar hemoglobin rendah.

Konsumsi pangan kaya folat siap cara meningkatkan hemoglobin seperti, keturunan, bayam, beras, kacang tanah, kacang merah, alpukat dan selada.

4. Suplemen zat besi

Ilustrasi suplemen zat besi. (Pixabay/stevepb)

Jika kadar hemoglobin sangat rendah, lazimnya dokter akan memberikan suplemen maujud besi. Konsumsi suplemen zat besi harus di bawah pengawasan sinse.

Terlalu banyak maujud besi bisa berbahaya buat tubuh. Itu juga bisa mengakibatkan hemokromatosis atau kondisi penumpukan zat tukul.

Mengutip dari Alodokter , zat tukul bisa menumpuk pada organ sinting, jantung, pankreas dan sendi. Jika dibiarkan, penumpukan bisa menimbulkan kerusakan organ.

5. Mengatur konsumsi pangan mulia kalsium dan asam fitat

Biji wijen merupakan salah satu bahan makanan yang menyimpan asam fitat. (Pezibear/Pixabay)

Saat mengonsumsi pangan kaya zat besi, Anda perlu mengatur konsumsi makanan tinggi kalsium.

Kalsium bisa mendirikan tubuh sulit menyerap zat tukul. Namun, bukan berarti Anda lantas  sepenuhnya berhenti mengonsumsi makanan agung kalsium.

Cukup tertib konsumsi makanan tinggi zat besi dan makanan tinggi kalsium supaya tidak terlalu berdekatan atau bahkan bersamaan. Sementara, beri jarak kalau Anda ingin mengonsumsi produk susu juga kedelai.

Selain itu, atur pula konsumsi asam fitat. Menghindari asam fitat bisa menjadi cara meningkatkan hemoglobin. Walaupun tubuh memerlukan nutrisi ini, namun sebaiknya tidak mengonsumsi makanan luhur asam fitat bersamaan dengan sasaran tinggi zat besi. Makanan tinggi asam fitat misalnya, kacang kenari, kacang Brasil dan biji wijen.

Cara meningkatkan hemoglobin ini dapat diterapkan oleh orang-orang yang memiliki kadar hemoglobin hina karena berbagai alasan, seperti cukup hamil, mengalami masalah dengan hati atau ginjal, serta penyakit parah.

(els/agn)

[Gambas:Video CNN]